This "exotic weirdo" exoplanet has a rocky surface and an athmosphere

Planet ini berada di zona layak huni dari sebuah bintang kecil yang didekatnya


Untuk pertama kalinya, para astronom dapat mendeteksi  adanya atmosfer disekitar planet berbatu yang mengitari zona layak huni (habitable zone) yang berada didekat bintang. Planet yang seperti ini sudah sejak lama dianggap sebagai tempat terbaik di galaksi untuk mencari adanya tanda kehidupan di luar angkasa (Alien). Tapi sejauh ini, "planet terlihat seperti batuan tanpa atmosfer" kata asrtonom Laura Kreidberg dari Institute Max Plack (lembaga riset ternama yang fokus pada astronomi dan astrofisika) di Heidelberg, Jerman. 
Itu tidak jelas jika planet seperti itu dapat memiliki atmosfer. Pada study menunjukkan bahwa planet tersebut dapat memiliki atmosfer. Para astronom melaporkan dalam jurnal Science terbitan 16 Juli. "aku merasa lebih optimis sekarang mengenai adanya kesempatan lingkungan yang layak diluat tata surya" kata Kreidberg. 
LHS 1140b – A habitable super-Earth 39 light years away

Planet LHS 1140b sekitar 5.6 kali berat bumi dan 1.73 kali ukuran bumi. Dimendi-dimensi tersebut sesuai dengan komposisi bumi yang diselubungi oleh atmosfer bergas, atau mungkin sebuah samudera air global (permukaan yang ditutupi air). Orbit juga cukup jauh dari bintang tersebut suhu permukaan dapat mendukung keberadaan air yang cair. Namun bintang induknya dim M dwarf (kerdil M) yang dingin dan redup, jenis bintang yang paling umum di galaksi. Akan tetapi jenis bintang tersebut menciptakan lingkungan yang sangat buruk, memancarkan radiasi yang kuat dan semburan bintang yang dasyat yang dapat mengikis atmosfer planet-planetnya. 
"Pertanyaan terbukanya adalah, dapatkah eskolanet berbatu mempertahankan atmosfernya di sekitar M dwarfs (bintang M kerdil)" pertanyaan dari astronom planet Collin Cherubim dari Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics di Cambridge, Mass. 


Chaerubim beserta rekannya menggunakan teleskop Magellan Clay di Observatorium Las Campanas di gurun atcama, Cili, untuk mengamati LHS 1140b saat melintas di depan bintangnya dan mengalangi sebagian cahayanya. Tepat sebelum transit ini dimulai dan beberapa saat setelahnya, para peneliti mengamati jejakmolekuler (molecular fingerprint) dari gas helium berlebih yang menyerap cahaya dari bintang tersebut. "Kelebihan tersebut merupakan tanda bahwa helium mengalir keluar dari atmosfer planet" kata Chaerubim, yang berarti planet tersebut memiliki atmosfer. "sebenarnya, hal yang paling mendebarkan di sini adalah bahwa planet tersebut ternyata memiliki atmosfer" kata Chaerubim. 
Pada study sebelumnya telah ditemukan adanya tanda-tanda terlepasnya helium dari planet yang lebih besar dari LHS 1140b, yang disebut dengan mini Neptunus. Planet-planet ini mungkin sedang dalam proses kehilangan atmosfernya hingga akhirnya menjadi batuan gundul. LHS 1140b kehilangan helium juga. "ini akan berubah secara perlahan" kata Cherubim. "dalam skala waktu astronomis, miliaran tahun dari sekarang, atmosfer tersebut akan menjadi sangat berbeda". 


Akan tetapi mungkin tidak akan hilang selamanya. LHS 1140b lebih dingin dari pada mini-Neptunus dan kehilangan massa atmosfer dengan laju yang jauh lebih lambat. Planet telah berhasil mempertahankan atmosfirnya selama lebih dari 3 miliar tahun dan bisa tetap stabil hingga satu miliar tahun lagi, menurut kalkulasi Cherubim. Bahkan jika planet dapat mempertahankan atmosfer dan membuat lebih besar gas seperti karbon dioksida dan nitrogen. Mengulang observasi dengan James Webb Space Telescope (JWST) akan membantu menentukan fitur lainnya di atmosfer, seperti bagaimana banyak mengandung helium dan molekul-molekul yang ada didalamnya. Deteksi lainnya juga akan mengkonfirmasi benar adanya atmosfer disana kata Kreidberg. 


Planet berbatu dengan atmosfer kaya akan helium merupakan temuan yang mengejutkan, tambahnya. "ini adalah macam-macam planet yang tidak pernah kita lihat sebelumnya" tambahnya. Atmosfer akan lebih tebal dari planet berbatu, tetapi tidak cukup tebal dari gas raksasa. "karena planet ini adalah jenis planet aneh yang sangat eksotis, sehingga tidak pernah terlintas di benak saya untuk mencoba mencarinya"









Komentar