Chinese Startup Raises Funds for Space Situational Awarness Consrellation, joining Commercial SSA Rush

Singapura- Startup asal Beijing telah mengamankan pendanaan sekitar $14 juta untuk membangun konstelasi satelit guna melacak objek-objek di orbit, menambah pertumbuhan sektor Space Situational Awareness (SSA) 


Xingchen Daohe, juga yang dikenal sebagai Stars Harmony, dilaporkan telah memperoleh hampir 100 juta yuan pada 22 Juli berdasarkan laporan media Tiongkok. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan, peluncuran dan pembentukan tim untuk konstelasi Guanlan. Perusahaan berdiri di Beijing pada Mei 2024. Perusahaan ini mendeskripsikan konsrelasi Gualan dapat menyediakan pemantauan dan pelacakan objek-objek orbit berbasis luar angkasa secara terus-menerus untuk mendukung pencegahan tabrakan, optimasi orbit dan manajemen lalu lintas luar angkasa bagi operator satelit militer maupun sipil.

Putaran pendanaan ini menarik kombinasi dari investor industri dan keuangan, termasuk inkubator Beihang Tianhui—yang berafiliasi dengan Universitas Beihang, sebuah lembaga penelitian luar angkasa terkemuka—bersama investor modal ventura Zhenghan Capital, QDGF Ventures, Yarong Capital, Yunhui Capital, dan Xinhai Capital, serta lembaga investasi milik pemerintah Changsha Chengfa. Xingchen Daohe juga menandatangani kesepakatan untuk berpindah ke "Satellite Town" Beijing pada 24 Juli, sebagai bagian dari kebijakan industri resmi Beijing "Riset Roket di Selatan, Satelit di Utara" (South Rockets, North Satellites). 

Pengembangan ini merupakan langkah terbaru dari serangkaian manuver kesadaran situasi ruang angkasa (SSA) komersial Tiongkok, sekaligus menjadi sinyal bahwa sektor SSA komersial di Tiongkok semakin menarik modal bagi banyak pemain yang saling bersaing, serta baru-baru ini telah berhasil mencapai orbit Aktivitas SSA (Space Situational Awareness) komersial Tiongkok meningkat pesat sepanjang tahun 2025 dan 2026 di berbagai perusahaan pada tingkat perkembangan yang berbeda. Geovis Insighter Technology Co. Ltd., atau Xingtu Cekong — anak perusahaan Zhongke Xingtu yang terhubung dengan Chinese Academy of Sciences — resmi melantai di Bursa Efek Beijing pada tahun 2025. 

Pada bulan November, perusahaan tersebut mengumumkan rencana peluncuran konstelasi 156 satelit SSA, dengan satelit uji yang dijadwalkan meluncur pada semester pertama tahun 2026 dan satelit operasional pada tahun 2027. Kaiyun United, atau Creatunion, yang juga terikat dengan Zhongke Xingtu, telah mengembangkan platform Spacemapper yang memuat katalog objek luar angkasa Tiongkok. Perusahaan ini juga merencanakan konstelasi 108 satelit pemantau ruang angkasa serta jaringan pengamatan berbasis darat.

Sementara itu, Qingbo Kongtian — sebuah spinout (perusahaan bentukan) dari Tsinghua University yang didirikan pada Agustus 2025 — berhasil menghimpun dana puluhan juta yuan (10 juta yuan setara dengan sekitar $1,48 juta) pada April 2026 untuk perangkat lunak katalogisasi sampah antariksa dan peringatan dini tabrakan, serta berencana meluncurkan satelit eksperimental SSA pada tahun 2026. Selai itu, Teknologi Aotian, ebuah perusahaan yang berbasis di Beijing, meluncurkan Gande-1 pada 24 Juli menggunakan roket bahan bakar padat Kinetica-1. Satelit ini digambarkan sebagai satelit pemantau sampah antariksa komersial khusus yang pertama bagi Tiongkok, sekaligus menjadi satelit pembuka dari rencana konstelasi 120 satelit.


Pertumbuhan sektor ini dapat dikaitkan dengan target resmi pemerintah Tiongkok. Sebuah artikel penelitian yang diterbitkan pada Oktober 2025 oleh China Aerospace Studies Institute (CASI) milik Angkatan Udara AS mencatat target pemerintah Tiongkok untuk melokalisasi format data Two-Line Element (TLE) — yang digunakan untuk melacak satelit — pada tahun 2028. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada data pelacakan AS dan mengubah posisi Tiongkok dari sekadar pengguna data menjadi pembuat aturan (rulemaker). Akses ke data dan perangkat mandiri ini akan membuat Tiongkok lebih mampu berpartisipasi dalam forum internasional serta memengaruhi norma-norma global, di mana Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) digambarkan memiliki perhatian yang semakin besar terhadap norma dan hukum internasional. Langkah ini sejalan dengan dorongan Tiongkok yang lebih luas untuk meningkatkan kemampuannya dalam memengaruhi penyusunan standar internasional.

SSA juga tercantum dalam Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok, sebuah cetak biru ekonomi nasional yang mencakup periode 2026–2030. Bagian tentang antariksa komersial menyerukan terobosan yang berkaitan dengan kesadaran situasi ruang angkasa (space situation awareness), bersama dengan bidang-bidang lainnya termasuk komputasi berbasis antariksa (space-based computing), desain roket dan satelit, peluncur yang dapat digunakan kembali (reusable launchers), serta penerbangan formasi (formation flying).



Komentar