Temuan-temuan baru yang menunjukkan mungkin Nereid bukan berasal dari sabuk kuiper saat masuk ke orbit Neptunus
Satelit alami Neptunus, Nereid, mungkin merupakan satu-satunya penyitas dari kehancuran bulan purba. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa satelit aneh terlahir dalam orbit melingkar yang stabil di sekitar neptunus, kemudian terlempar ke orbit yang lonjong saat ini akibat dari interaksi yang kacau dengan benda yang berukuran sebesar pluto yang menghempaskan atau menghancurkan seluruh bulan. Gagasan ini membantah anggapan bahwa Nereid terbentuk di Sabuk Kuiper, wilayah dingin berisikan batuan luar angkasa di pinggiran tata surya dan baru terlempar ke orbitnya yang sekarang di kemudian hari, kata peneliti pada 20 Mei dalam jurnal Science Advances. " mungkin itu akan terdorong keluar, bukan terlempar kedalam" kata Matthew Belyakov of Caltech, ilmuan planet. "Nereid adalah jejak sisa yag terakhir dari sistem satelit asli.
Bulan terbesar Neptunus, Triton, mengorbit secara terbalik (retrograd) dan menyumbang lebih dari 99% dari total massa seluruh bulan planet tersebut jika digabungkan. Sebagian besar bulan Neptunus lainnya mengorbit planet tersebut dari jarak yang lebih dekat, serta berukuran kecil dan berpuing (tidak padat), yang mengindikasikan bahwa bulan-bulan tersebut telah mengalami banyak benturan. Para ilmuan planet menduga Triton berasal dari Sabuk Kuiper dan mengacaukan bulan-bulan lainnya saat Neptunus menangkapnya miliaran tahun yang lalu. Nereid berdiri sendiri. Bulan ini mengorbit dalam lintasan elips yang lebar dan jauh dari Neptunus. Itu terletak dalam kelompok bulan dari berbagai penjuru tata surya yang disebut satelit ireguler (satelit tak beraturan), yang banyak di antara nya juga diduga merupakan objek Sabuk Kuiper yang tertangkap (oleh gravitasi). Tapi itu lebih terang, besar, lebih eksentrik dan lebih besar dengan planet utama dari satelit iregular lainnya dalam solar sistem. "Nereid selalu memiliki keanehan" kata Belyakov. Mungkin cerita aslinya akan terdengar aneh juga.
Belyakov dan rekan-rekannya membandingkan James Webb Space Telescope (JWST) saat observasi komposisi Nereid dengan milik objek Sabuk Kuiper lainnya. Kondisi tersebut membuka kemungkinan bahwa Nereid terbentuk di sekitar Neptunus sejak awal. Belyakov dan rekan-rekannya menjalankan simulasi komputer mengenai kedatangan Triton yang kacau berdasarkan ratusan variasi massa orbit yang berbeda dari bulan-bulan asli Neptunus, termasuk bulan-bulan yang telah hancur.
Tidak ada satupun (simulasi) yang berhasil mereplikasi bentuk orbit Nereid saat ini dengan tepat. dan beberapa berakhir dengan Triton meninggalkan sistem atau menghantam Neptunus. Tapi sekitar 20% menghasilkan sebuah bulan dengan lintasan orbit yang menyerupai Nereid. Tanpa menghancurkan Triton. Itu sudah cukup untuk membuat cerita yang dapat dipercaya, kata Belyakov. Nereid sendiri sebagian besar masih diselimuti misteri. Foto terbaik yang kita miliki mengenai bulan ini ukuran yang hanya 5 pixel, diambil dari misi Voyager 2 pada tahun 1989. Belyakov sangat berharap suatu hari nanti akan ada penerbangan melintas (flyby) pleh wahana antariksa. "itulah garis depan berikutnya, misi menuju planet raksasa es" ujarnya.
Cantik banget kaya yang buat blognya
BalasHapus